Breaking News
Loading...
Jumat, 10 September 2010

I love you

I LOVE YOU!!
Oleh: Arga Serena Purba | 4 September
2010 | 13:01 WIB

John dan Jessica telah berumah tangga
selama 7 tahun..
Mereka saling mencintai, namun Jessica
sejak awal menutupi semua perasaan
cintanya terhadap John.. Ia begitu takut
apabila John mengetahui betapa ia
mencintai pria itu, John lantas
meninggalkannya sebagaimana kekasih-
kekasihnya selama ini.. Tapi tidak bagi John..
Ia selalu menyatakan perasaan cintanya
kepada Jessica dengan tulus dan begitu
terbuka.. Setiap saat ketika bersama Jessica,
John selalu menunjukkan cintanya yang
besar, seolah-olah itulah saat akhir John
bersama Jessica..
Jessica selalu bersikap tidak menyenangkan
terhadap John.. Setiap saat dia selalu
mencoba menguji seberapa besar cinta John
terhadapnya. Jessica selalu mencoba
melakukan hal-hal yang keterlaluan dan
diluar batas kepada John.. Meski Jessica tahu
betapa hal itu sungguh salah, namun
melihat sikap John yang tetap berlaku baik
padanya, membuat Jessica tetap bertahan
untuk melihat seberapa besar kesungguhan
cinta pria yg dinikahinya itu..
Hari pertama pernikahan mereka.. Jessica
bangun siang.. Dia tidak sempat
menyiapkan sarapan untuk John ketika John
hendak berangkat kerja.. Namun John tetap
tersenyum dan mengatakan, “Tidak apa-
apa.. Nanti aku bisa sarapan di kantor..”
Saat John pulang dari kantor, Jessica tidak
sengaja memasak makanan yang tidak
disukai John.. Meski menyadari hal itu,
Jessica tetap memaksakan agar suaminya
mau makan makanan itu.. John tetap
tersenyum dan berkata, ” Wah.. sepertinya
sudah saatnya aku belajar menghadapi
tantangan.. Masakanmu sepertinya
tantangan yang hebat, sayang.. Aku sudah
tidak sabar untuk menyantapnya. ” Jessica
terkejut, tapi tidak mengatakan apa-apa.
Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam
saat Jessica terlelap John memanjatkan doa,
“ Tuhan…. Di pagi pertama pernikahan
kami Jessica tidak membuatkanku sarapan.
Padahal aku begitu ingin bercakap-cakap di
meja makan bersamanya sambil
membicarakan betapa indah hari ini, di hari
pertama kami menjalani kehidupan baru
sebagai suami istri.. Tapi tidak apa-apa,
Tuhan.. Karena sepertinya Jessica kelelahan
setelah resepsi pernikahan kami tadi
malam.. Bantulah kekasih hatiku ini, Tuhan
agar dia boleh punya tenaga yang cukup
untuk menghadapi hari baru bersamaku
besok..Tuhan, Engkau tau betapa aku tidak
bisa makan spaghetti karena pencernaanku
yang tidak begitu baik..Tapi sepertinya
Jessica sudah bekerja keras untuk masak
makanan itu.. Mampukan aku untuk
menghargai setiap apa yang dilakukan
istriku kepadaku, Tuhan.. Jangan biarkan
aku menyakiti perasaannya meski itu tidak
mengenakkan bagiku.. ”
Tahun kedua pernikahan mereka..John
membangunkan Jessica pagi-pagi untuk
berdoa bersama..Namun Jessica menolak
dan lebih memilih melanjutkan tidurnya.
John tersenyum dan akhirnya berdoa
seorang diri.
Sore hari sepulang kantor, John mengajak
Jessica berjalan-jalan ke taman..Meski
terpaksa, Jessica akhirnya mau juga ke
tempat dimana dulu perasaannya begitu
berbunga-bunga saat bersama John..Tetapi
Jessica menolak rangkulan John, dan
berkata, “Jangan, John..Aku malu..”..John
tersenyum dan berkata, “Ya, aku
mengerti..” Jessica melihat kekecewaan
dimata John, namun tidak melakukan
apapun untuk menghilangkan kekecewaan
itu..
Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam
setelah Jessica terlelap, John memanjatkan
doanya.. ” Tuhan..Ampuni aku yang tidak
bisa membawa istriku untuk lebih dekat
padaMU pagi hari ini..Mungkin tidurnya
kurang karena pikirannya yang sedang
berat..Tapi aku yakin, Tuhan besok Jessica
mau bersama-sama denganku bercakap-
cakap kepadaMu..Tuhan, Engkau juga tahu
kesedihanku saat Jessica meolak kurangkul
ketika ke taman hari ini. Tapi tidak apa-apa
Dia sedang datang bulan, mungkin karena
itu perasaannya juga jadi lebih sensitive
Mampukan aku untuk melihat suasana hati
istriku, Tuhan. ”
Tahun ketiga pernikahan mereka. Mereka
kini mempunyai seorang putera bernama
Mark. Jessica menjadi tidak pernah lagi
meneruskan kebiasaannya membaca
bersama John sebelum tidur. Jessica
semakin sering menolak ciuman John..
Jessica memarahi John habis-habisan sore
itu ketika John lupa mencuci tangan saat
akan menggendong Mark ketika John pulang
kerja..Jessica tahu betapa hal itu membuat
John terpukul..Namun idealismenya
terhadap mendidik Mark membuat Jessica
mengabaikan perasaan John..Dan John tetap
tersenyum..
Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam
setelah Jessica terlelap, John memanjatkan
doanya.. ”Tuhan, Engkau tahu betapa sedih
hatiku saat ini..Semenjak kelahiran Mark,
aku kehilangan begitu banyak waktu
bersama Jessica..Aku merindukan saat-saat
kami membaca bersama sebelum tidur dan
menciuminya sebelum ia tertidur..Tapi tidak
apa-apa..Dia begitu capek mengurusi Mark
seharian saat aku bekerja di kantor..Hanya
saja, biarkanlah dia tetap terus tertidur
dalam pelukanku, Tuhan ….Karena aku
begitu mencintainya. Sore tadi Jessica
memarahiku karena aku lupa mencuci
tangan saat menggendong Mark, Tuhan..Aku
begitu kangen pada anakku sehingga
teledor melakukan sebagaimana yg diminta
istriku..Engkau tahu betapa aku terluka akan
kata-kata Jessica, Tuhan..Tapi tidak apa-
apa..Jessica mungkin hanya kuatir terhadap
kesehatan anak kami Mark apabila aku
langsung menggendongnya. .Kesehatan
Mark lebih penting daripada harga diriku. ”
Tahun keempat pernikahan mereka.. Jessica
tidak ingat memasak makanan kesukaan
John di hari ulang tahunnya..Jessica terlalu
sibuk belanja sehingga lupa bahwa John
selalu minta dibuatkan Blackforest dengan
taburan coklat dan ceri diatasnya setiap
ulang tahunnya tiba..
Jessica juga lupa menyetrika kemeja John
yang menyebabkan John terlambat ke
kantor pagi itu karena John terpaksa
menyetrika sendiri kemejanya..Jessica tau
kesalahannya, namun tidak menganggap
hal itu sebagai sesuatu hal yang penting.
Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam
setelah Jessica terlelap, John memanjatkan
doanya.. ”Tuhan, Untuk kali pertama
Jessica lupa membuatkan Blackforest
kesukaanku di hari ulang tahunku
ini..Padahal aku sangat menyukai kue
buatannya itu. Menikmati kue Blackforest
buatannya membuatku bersyukur
mempunyai istri yang pandai memasak
sepertinya, dan merasakan cintanya
padaku.. Namun tahun ini aku tidak
mendapatinya. Tapi tidak apa-apa..mungkin
lebih banyak hal-hal lain yang jauh lebih
penting daripada sekedar Blackforest itu.
Paling tidak, aku masih mendapatkan
senyuman dan ciuman darinya hari ini.
Ampuni aku, Tuhan apabila tadi pagi aku
lupa tersenyum kepada Jessica..Aku terlalu
sibuk menyetrika bajuku dan memikirkan
pekerjaanku di kantor..Jessica sepertinya
lupa untuk melakukan hal itu, meski aku
sudah meminta tolong padanya tadi malam.
Jangan biarkan aku melampiaskan emosiku
karena dampratan atasanku akibat
keterlambatanku hari ini kepada Jessica,
Tuhan.. Jessica mungkin keliru menyetrika
kemeja mana yang seharusnya kupakai hari
ini.. Lagipula, sepatuku begitu
mengkilap..Aku yakin Jessica sudah
berusaha keras agar aku kelihatan menarik
saat presentasiku tadi..Terima kasih untuk
kebaikan istriku, Tuhan. ”
Tahun kelima pernikahan mereka. Jessica
menampar dan menyalahkan John karena
Mark sakit sepulang mereka berenang..John
terlalu asyik bermain-main dengan Mark
sehingga tidak menyadari betapa Mark
sangat sensitive terhadap dinginnya air
kolam renang, yang mengakibatkan Mark
terpaksa dirawat dirumah sakit ….
Jessica mengancam akan meninggalkan
John apabila terjadi apa-apa dengan
Mark..Jessica melihat genangan air mata di
mata John, namun kekerasan hatinya lebih
menguasainya ketimbang perasaan John.
Tetapi Malaikat tahu betapa saat itu John
lantas menuju ke Kapel rumah sakit dan
memanjatkan doanya sambil menangis..”
Tuhan..Tadi Jessica menamparku karena
kelalaianku menjaga Mark sehingga dia
sakit.. Belum pernah Jessica bersikap dan
berkata sekasar itu padaku, Tuhan..Tapi
tidak apa-apa..Jessica benar-benar kuatir
terhadap anak kami sehingga ia bersikap
demikian..Tapi Tuhan, aku begitu terluka
saat ia mengatakan akan meninggalkanku.
Engkau tahu betapa ia adalah belahan
jiwaku. Jangan biarkan hal itu terjadi,
Tuhan..Mungkin dia begitu dikuasai
kekuatiran sehingga melampiaskannya
padaku..Tidak apa-apa, Tuhan..Tidak apa-
apa. Asal dia mendapat ketenangan, aku
akan merasa bersyukur sekali.. Dan
sembuhkanlah putera kami, Mark agar dia
boleh kembali dapat ceria dan bermain-
main bersama kami lagi, Tuhan.. ”
Tahun keenam pernikahan mereka.. Jessica
semakin menjaga jarak dengan John setelah
kehadiran Rebecca, puteri mereka..Jessica
tidak pernah lagi menemani John makan
malam karena menjaga puteri mereka yang
baru berusia 5 bulan..
Jessica juga menjual kalung berlian
pemberian John dan menggantinya dengan
perhiasan lain yang lebih baru. Ketika John
mengetahui hal itu, Jessica tau John
menahan amarahnya, namun Jessica
berdalih, “John, itu hanya kalung berlian
biasa. Lagipula, aku bukan menjualnya,
melainkan menukarnya dengan perhiasan
yang lebih baru.. ”
Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam
setelah Jessica terlelap, John memanjatkan
doanya.. ”Tuhan, Aku begitu kesepian
melewatkan makan malam sendirian tanpa
Jessica bersamaku.. Aku begitu ingin terus
bercerita dan tertawa bersamanya di meja
makan..Engkau tau, itulah penghiburanku
untuk melepas kepenatanku setelah
seharian bekerja di kantor..Tapi tidak apa-
apa..Rebecca tentu lebih membutuhkan
perhatiannya daripadaku.. Lagipula, Mark
kadang-kadang mau menemaniku.. Hanya
saja, jangan biarkan aku memendam sakit
hati kepada Jessica karena menjual kalung
pemberianku. .Engkau tau begitu lama aku
menabung dan bekerja ekstra demi
menghadiahinya kalung itu, hanya untuk
membuktikan terima kasihku padanya atas
kesetiaan dan pengabdiannya sebagai
istriku dan ibu dari anak-anakku. Ampuni
aku apabila tadi aku sempat berpikir untuk
marah padanya..”
Tahun ketujuh pernikahan mereka.. Jessica
sama sekali tidak mengindahkan
kebiasaannya membelai kepala John dan
mencium kening suaminya sebelum John
berangkat kantor..Padahal Jessica tau,
selama ini apabila dia lupa melakukannya,
John selalu kembali kerumah siang hari
demi mendapatkan belaian dan ciuman
Jessica untuknya..Karena John tidak akan
pernah tenang bekerja apabila hal itu belum
dilakukan Jessica padanya..Jessica tidak
mengucapkan I LOVE YOU untuk kali
pertama dalam 7 tahun pernikahan mereka..
Dan di tahun ketujuh itu pula, John
mengalami kecelakaan saat akan berangkat
ke kantor..Ia mengalami pendarahan yang
hebat, yang membuatnya terbaring tidak
sadarkan diri di ranjang rumah sakit..
Jessica begitu terguncang dan terpukul.. Ia
begitu takut kehilangan John, suami yang
dicintainya. .Yang selalu ada kapan saja dia
butuhkan..Yang selalu dengan tersenyum
menampung semua emosi dan
kemarahannya. Yang tak pernah berhenti
mengatakan betapa John mencintainya.. Tak
sedikitpun Jessica beranjak dari sisi tempat
tidur John..Tangannya menggenggam erat
jemari suaminya yang terbaring lemah tak
sadarkan diri..Bibirnya terus mengucapkan I
LOVE YOU, karena ia ingat kalau ia belum
mengatakan kalimat itu hari ini..
Karena begitu sedih dan lelah menunggui
John, Jessica tertidur..Dalam tidurnya,
malaikat yang selama ini mendengar doa-
doa John pada Tuhan membawa Jessica
melihat setiap malam yg John lewatkan
untuk mendoakan Jessica..Ia menangis
sedih melihat ketulusan dan rasa cinta yg
besar dari John padanya..Tak sedikitpun
John menyalahkannya atas semua sikapnya
yang tidak mempedulikan perasaan dan
harga diri John selama ini..Alih-alih
demikian, John malahan menyalahkan
dirinya sendiri.. Jessica menangis menahan
perasaannya. Dan untuk kali pertama dalam
hidupnya, Jessica berdoa, “Tuhan, ampuni
aku yang selama ini menyia-nyiakan rasa
cinta suamiku terhadapku.. Ampuni aku
yang tidak memahami perasaan dan harga
dirinya selama ini.. Beri aku kesempatan
untuk menunjukkan cintaku pada suamiku,
Tuhan.. Beri aku kesempatan untuk
meminta maaf dan melayaninya sebagai
suami yang kucintai.. ”
Dan ketika Jessica terbangun, Ia melihat
pancaran kasih suaminya menatapnya.. ”
Kamu keliatan begitu lelah, sayang..
Maafkan aku yang tidak berhati-hati
menyetir sehingga keadaannya mesti jadi
begini dan membuatmu kuatir..Aku tidak
konsentrasi saat menyetir karena
memikirkan bahwa kau lupa mengatakan I
LOVE YOU padaku..”..Belum selesai John
berbicara, Jessica lantas menangis keras dan
menghambur ke pelukan suaminya..
“ Maafkan aku, John..Maafkan aku..I LOVE
YOU..I really Love you..Kaulah matahariku,
John..Aku tidak bisa bertahan tanpamu..Aku
berjanji tidak akan pernah lupa lagi
mengatakan betapa aku mencintaimu. .Aku
berjanji tidak akan pernah mengabaikan
perasaan dan harga dirimu lagi..I LOVE YOU,
John..I LOVE YOU.”
Berapa banyak diantara kita yg menjadi
seperti Jessica? Yang mengabaikan perasaan
kekasih hati kita demi kepentingan dan
harga diri kita sendiri? Jangan sampai terjadi
sesuatu yang berat untuk kita lalui demi
menyadari betapa berharganya orang-orang
yang mengasihi kita..
Lebih dari itu, cinta yang sesungguhnya
adalah ketika kita bisa seperti John, yang
mengabaikan kepentingan dirinya dan
perasaannya demi menjaga dan
menunjukkan cintanya kepada
pasangannya. Yang menjadikan pasangan
hidup kita sebagai subjek untuk dikasihi dan
dilayani, bukan sebaliknya..
Posting Lebih Baru
Previous
This is the last post.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Toggle Footer